Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

GEOGRAFIS DESA TEGALMENGKEB

Desa Tegal Mengkeb

Desa Tegalmengkeb berlokasi di Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Bali dengan luas wilayah 549.363 Ha dan terletak pada ketinggian ± 8,533 MDPL. Desa ini memiliki garis pantai sepanjang 549 Ha yang linear dengan Pura Tanah Lot serta berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Sekitar 75% dari luas wilayah Desa Tegalmengkeb merupakan kawasan persawahan sebagai sumber mata pencaharian utama masyarakat lokal. Berdasarkan babad leluhur, nama Tegalmengkeb berasal dari Bahasa Bali, yaitu Tegal (ladang) dan Mengkeb (tersembunyi). Konon, desa ini merupakan tempat pelarian dan persembunyian dari salah satu keturunan Pasek Badak, seorang tokoh historis di Kabupaten Badung yang menolak untuk tunduk kepada Kerajaan Mengwi.

Desa Wisata Tegalmengkeb memiliki panorama alam pegunungan, pantai dan persawahan yang menyatu sempurna dengan keramahaman masyarakat lokal. Selain itu, di desa ini juga terdapat banyak cerita rakyat menarik, seperti kisah Kebo Iwa, seorang tokoh legenda Bali yang pernah menendang tebing di desa ini hingga terbelah menjadi dua. Tebing ini kemudian dinamai Njung Pegat (Njuang=Tanjung; Pegat=Terbelah) yang dapat dilihat secara langsung dari Pantai Kelecung dengan panorama sangat memukau pada saat sunset. Terdapat beberapa cerita rakyat lainnya yang tengah dikembangkan sebagai produk pariwisata berbasis storynomic di desa ini. Selain itu, di desa ini juga terdapat tempat konservasi penyu dan penampungan anjing liar yang dikelola secara swadaya oleh salah seorang warga. Tempat ini merupakan salah satu atraksi wisata edukasi yang sangat menarik di Desa Wisata Tegalmengkeb.

Penduduk desa Tegal Mengkeb sampai dengan tahun 2016 berjumlah 2.646 jiwa terdiri dari 1.333 laki-laki dan 1.313 perempuan.

Administrator 01 Januari 2019 Dibaca 115 Kali
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

96.4% Realisasi

APBDes 2025 Pelaksanaan

Rp 4.312.386.263,08 Rp 4.157.032.349,39
Pendapatan 97.44%
Realisasi: Rp 2.207.870.703,85 Anggaran: Rp 2.265.798.900,00
Belanja 95.48%
Realisasi: Rp 2.058.767.414,00 Anggaran: Rp 2.156.193.131,54
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp -109.605.768,46 Anggaran: Rp -109.605.768,46
97.4% Realisasi

APBDes 2025 Pendapatan

Rp 2.265.798.900,00 Rp 2.207.870.703,85
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa 100%
Realisasi: Rp 2.560.400,00 Anggaran: Rp 2.560.400,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 822.156.000,00 Anggaran: Rp 822.156.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 78.68%
Realisasi: Rp 216.266.000,00 Anggaran: Rp 274.876.000,00
Alokasi Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 775.542.000,00 Anggaran: Rp 775.542.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 100%
Realisasi: Rp 138.000.000,00 Anggaran: Rp 138.000.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 100%
Realisasi: Rp 180.187.500,00 Anggaran: Rp 180.187.500,00
Bunga Bank 147.35%
Realisasi: Rp 2.121.803,85 Anggaran: Rp 1.440.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 100%
Realisasi: Rp 71.037.000,00 Anggaran: Rp 71.037.000,00
95.5% Realisasi

APBDes 2025 Pembelanjaan

Rp 2.156.193.131,54 Rp 2.058.767.414,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 98.07%
Realisasi: Rp 1.179.128.214,00 Anggaran: Rp 1.202.309.459,39
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 96.29%
Realisasi: Rp 633.153.700,00 Anggaran: Rp 657.562.672,15
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 81.79%
Realisasi: Rp 178.485.500,00 Anggaran: Rp 218.221.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 86.71%
Realisasi: Rp 62.000.000,00 Anggaran: Rp 71.500.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 90.91%
Realisasi: Rp 6.000.000,00 Anggaran: Rp 6.600.000,00